Wednesday, August 03, 2005

BUNDA

rinduku kembali pada rahim ibunda
yang telah menjelmakanku ke alam maya
tempat segala bayang dan jelma tiada


hendak kucoba menafsir segala
pengorbanannya, do'a-do'anya,
air matanya, bahkan tawanya
yang mengantarku menjejakkan langkah

setiap sauh,
kurasa hangat puji-puji keihklasannya
setiap labuh,
kurasa hangat belai jari-jemarinya

oh bunda ...
adakah cara
anak kecilmu ini menyeka air mata
sekedar tuk membuatu tertawa
ataukah airmata, bagimu adalah bahagia


aku dan kasih bunda

Tuesday, August 02, 2005

AKU, HUJAN, DAN LAMUNAN


hujan deras sore itu
meletakkanku dalam sudut pengembaraan
berhenti sejenak untuk menoleh
sekedar merunut kembali perjalanan selama ini

disela-sela suara air yang jatuh di tempayan kecil
lamunku melayang ke alam dimensi maya

kulihat betapa banyak jejak yang kutinggalkan
setiap tapaknya meninggalkan kesan yang dalam
membentukku hingga sebuah peradaban

perlahan daun pohon mahoni jatuh di ujung jalan kecil itu
membawa aroma keheningan dalam ratusan tahun kesendiriannya

sepotong kesadaranku terbang melintasi bulir-bulir air ke angkasa
hanya untuk sekedar bertanya
apakah engkau -langit yang dulu-, yang selama ini memayungi perjalananku
apakah engkau -hujan yang dulu-, yang selama ini membasahi haus rinduku


widodo
3 Agustus '05 - "siliwangi-bandung"